Yuna dan Lingga berkenalan karena sebuah pekerjaan dan dikenalin oleh seorang temannya Yuna.
Lingga adalah seorang yang terlihat sangat smart, berwibawa, cool dan pintar membawakan diri. Dikatakan ganteng, tidak juga tapi lebih ke "Berkharisma" (Duhh segala penilaian baik nih kayak nya).
Time past for a month...They are still continue with professional working communication. sampai pada akhirnya tukeran Pin BB dan lanjut komunikasi, masih professional kerja.
Tapi..setelah pertemuan kerja malam itu semua berubah, ntah siapa yang memulai duluan. mungkin Yuna,mungkin juga Lingga. Tapi begitulah cerita perasaan mereka dimulai.
Satu hal yang gak bisa dihindari adalah bahwa Lingga telah "Belongs to Someone" dan Yuna tau itu dari awal mereka saling kenal.
Sore itu, Yuna meng-Update statusnya di BBM "Nunggu telepon". Dan tiba-tiba Lingga merespon hal itu dengan menanyakan lagi nunggu telepon dari siapa? Yuna yang pada dasarnya adalah orang iseng, suka bercanda dan charming menjawab pertanyaan itu dengan spontan "Nunggu telepon dari kamu". hahahahaha...siapa pun orang kalau dijawab begitu diawal komunikasi saling kenal akan meresa tersanjung lah. Entah lah Yuna mengatakan itu dengan serius atau bercanda, tapi tiba-tiba Lingga menelepon walapun saat itu lagi di luar kota.
Mulai dari duduk manis disofa, pindah ke dapur, pindah lagi ke kamar, balik lagi ke sofa. Duduk manis, tiduran, guling-guling dikasur, jalan ke dapur ngambil cemilan, itulah yang dilakukan oleh Yuna karena pembicaraan yang begitu lama. Hahahaha....pastinya power bank standby juga ^_^ Sesekali teman Yuna yang menggoda Yuna dengan menanyakan apakah itu pacar Yuna. karena memang selama ini Yuna adalah orang yang sangat tertutup hatinya dengan laki-laki. 3,5 Jam mereka saling berbagi cerita melalui telepon itu.....eettdaahh bujug lama amat, gak panas apa tuh kuping @_@ Dan mungkin itulah awalnya mereka saling jatuh hati satu sama lain tanpa mereka sadari.
Lingga yang sudah memiliki keluarga pun tidak bisa menutupi rasa suka dan tertarik yang tiba-tiba muncul dihatinya untuk Yuna yang charming. begitupun dengan Yuna yang selalu memegang teguh prinsipnya selama ini bahwa dia tidak akan pernah jatuh cinta dengan seseorang yang sudah menjadi milik seseorang, apalagi itu sudah memiliki keluarga, dan pada akhirnya dia jatuh hati pada Lingga dengan segala konsekuensinya. Hati dan logika mereka benar-benar gak bisa sejalan, saat itu yang ada adalah segala keindahan dari cinta yang mereka rasakan pada saat itu. mereka telah saling berbicara dengan cara yang berbeda dari ketika pertama kali mereka bertemu, segala pertanyaan yang muncul disetiap pertanyaan telah didasari oleh perasaan suka.
Lingga yang begitu manis dan perhatian membuat sisi hati Yuna yang selama ini tidak mau tau dengan segala bentuk perhatian laki-laki tersentuh hatinya, meskipun hati kecil Yuna mengatakan untuk tidak melanjutkan hal itu tetapi dia tidak dapat melakukannya. Begitupun dengan Lingga yang merasa menemukan sesuatu yang special dari Yuna yang tidak dia temukan di orang lain. Dia Merasa hidup dan lebih bersemangat lagi mengenal Yuna.
Keduanya terbuai oleh sebuah perasaan dan hal indah yang mereka ciptakan sendiri, sehingga kadang mereka tidak menyadari bahwa tidak ada yang pantas dipertahankan untuk perasaan itu karena memang tidak akan bisa sampai kemana.
Yuna dan Lingga juga tidak seiman, jadi apapun yang terjadi tidak akan pernah happy ending untuk hubungan mereka itu. Pada akhirnya mereka harus mengakhiri semuanya walaupun dengan sebuah keributan kecil karena kecemburuan dan salah paham yang sudah telanjur muncul dari hati yang sudah merasa saling memiliki. Terlepas dari apakah itu suatu cinta yang benar atau salah.
Cinta memang tidak pernah pandang buluh datang menghampiri siapapun. Bahkan dikala hati seseorang itu sudah ada yang memiliki.
Ya mungkin tidak semua orang seperti itu, tapi banyak orang yang mengalami hal itu (for real..)
Apapun ceritanya, jangan pernah menyalahkan cinta yang datang menyapa hati seseorang bahkan ketika cinta harus dihadapkan pada sebuah pilihan hati dan logika. Love is blessing, Love is amazing, Love is gift for those who can appreciate that love itself.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar